Sinopsis kali ini membahas film X-Men Apocalypse yang terbangun dari kuburannya di Mesir, ia melihat dunia
kacau yang penuh dengan konflik, perang dan kehancuran. Lalu, ia merekrut Storm
dari jalanan di Kairo, Angel dari klub tarung di Berlin, Psylocke yang bekerja
untuk makelar mutan bernama Caliban, dan Magneto yang mencoba untuk hidup
'normal' di Polandia. Sayangnya, hal itu tidak berlangsung lama karena
Apocalypse menemukan Erik pada saat paling rentan dan merekrutnya untuk
mengembalikan tatanan dunia agar menjadi lebih baik –menurutnya– serta
menempatkan dirinya sebagai pusat peradaban.

Di sisi
lain, Raven (Jennifer Lawrence) tengah membantu penyelamatan mutan yang
tertindas atau diperbudak, termasuk teleporter bernama Nightcrawler. Sementara
itu, Charles Xavier (James McAvoy) mengajari para mutan untuk bisa
mengendalikan kemampuan mereka sehingga mereka dapat bekerja, mempertahankan
diri, maupun menyelamatkan orang-orang dengan kemampuan yang mereka miliki.
Film
ini berkisah tentang era 80-an di realitas para mutan dunia, terutama di
lingkaran X-Men pasca kejadian Days of Future Past. Mystique dielu-elukan sebagai pahlawan, Magneto dicap sebagai
penjahat kelas kakap, Xavier nyaman di lingkungan akademi mutannya. Tetapi, di
X-Men semua hal selalu punya lebih dari satu kenyataan. Sayangnya, para
karakter yang ada di dalamnya mayoritas hanya melihat dari satu sudut praduga.
Semua kondisi tersebut menjadi di luar kendali ketika En Sabah Nur muncul
sebagai prolog sekaligus benang merah konflik utama. Kebangkitan kembali
Apocalypse, menciptakan terror yang mencekam seantero bumi–dibantu Four
Horsemen-nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar